Its My Family

Yang Harus Dilakukan oleh Orang tua Saat Mengetahui Anaknya Mengalami Depresi

oleh Mr Ben

12 June 2018

Ternyata, depresi tidak hanya dialami oleh orang dewasa. Anak-anak, termasuk remaja, juga dapat mengalami depresi. Hal ini terbukti dari banyaknya kasus bunuh diri yang dilakukan oleh anak baru-baru ini, seperti seorang siswi SMP di Blitar mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri di kamar kosnya dan seorang siswa SMP yang juga di Blitar melakukan bunuh diri karena orangtua menolak keinginannya membeli sepeda motor.

Banyak faktor yang menyebabkan seorang anak mengalami depresi, bahkan hingga mengakhiri hidupnya, seperti lingkungan sekolah dan tempat tinggal yang buruk, memiliki trauma yang berlebihan pada sesuatu, dan ada anggota keluarga yang melakukan bunuh diri sehingga membuat anak tersebut mengikuti jejaknya. Selain itu ternyata, orangtua juga dapat menjadi penyebab seorang anak mengalami depresi. Tekanan berlebih dari orangtua, kondisi orangtua yang tidak harmonis, orangtua yang bercerai, serta rasa segan dan takut untuk menceritakan segala hal yang dialami pada orangtua, dapat menjadi penyebab seorang anak mengalami depresi.

Baca juga: Gejala-Gejala Depresi pada Anak yang Wajib Diwaspadai oleh para Oleh Para Orang Tua

Cara Orangtua Mengatasi Depresi Anak

Depresi yang dialami oleh anak-anak akan memberikan dampak buruk pada tumbuh kembangnya, prestasi akademisnya, dan kehidupan sosialnya. Jika orangtua melihat anaknya mulai menunjukkan gejala-gejala depresi, lakukanlah hal-hal berikut ini.

  1. Sediakan Waktu Untuk Mendengar Keluh Kesah Anak
    Tidak semua anak berani untuk berkeluh kesah pada orangtuanya dan tidak semua orangtua memiliki waktu yang cukup untuk mendengarkan keluah kesah anak. Saat mengetahui Sang Anak mengalami depresi, orangtua harus selalu mendampinginya melewati masa-masa depresi dengan terus memberikan dorongan agar Sang Anak dapat memperbaiki perasaannya.
  2. Ajak Anak Untuk Melakukan Aktivitas Baru
    Mengajak anak untuk melakukan aktivitas baru dapat menjadi obat depresi, apalagi jika aktivitas tersebut menjadi hobi Sang Anak. Dengan aktivitas tersebut, Sang Anak akan lebih fokus dan dapat melupakan semua beban pikirannya serta tekanan-tekanan yang dialaminya.
  3. Berikan Pujian Pada Anak
    Tidak jarang orangtua pelit pujian pada anak, malah lebih sering menjelek-jelekkan, sehingga membuat Sang Anak merasa tertekan. Mulai saat ini, cobalah untuk memberikan pujian pada anak karena pujian dapat memotivasi Sang Anak untuk melakukan hal-hal lainnya yang positif.
  4. Menghargai Anak
    Selalu merasa tidak dihargai oleh orangtua dapat menjadi penyebab seorang anak mengalami depresi. Apapun yang dilakukan Sang Anak selalu salah di mata orangtuanya. Cobalah orangtua untuk menginstropeksi diri dan mulailah menghargai apapun dan sekecil apapun usaha yang dilakukan oleh Sang Anak.
  5. Berikan Contoh, Bukan Menceramahi
    Kebanyakan orangtua lebih senang menceramahi anak-anaknya saat mereka mempelajari hal-hal baru atau melakukan kesalahan. Hal ini tentu saja dapat membuat anak-anak tersebut semakin merasa tertekan yang akhirnya menjadi depresi karena mereka merasa seperti selalu disalahkan. Daripada selalu menceramahi dan memarahi Sang Anak, cobalah orangtua mulai memberikan contoh yang positif dalam melakukan sesuatu.
  6. Lebih Sabar Menghadapi Anak Yang Depresi
    Seorang anak yang mengalami depresi akan mudah tersinggung dan mudah marah. Tidak jarang, anak tersebut meluapkan amarahnya secara berlebihan yang dapat menyulut emosi orangtua. Pada situasi inilah, orangtua harus lebih bersabar menghadapi Sang Anak dengan tidak turut meluapkan emosi, tidak mengeluarkan kata-kata kasar, atau tidak menimbulkan perdebatan.
  7. Meminta Pertolongan Tenaga Ahli
    Jika depresi yang dialami mulai mengkhawatirkan, alangkah baiknya orangtua meminta pertolongan tenaga ahli. Bawalah anak ke psikolog anak agar segera ditangani sehingga Sang Anak tidak sampai melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, seperti melakukan bunuh diri.

Dari semua itu, hal terpenting yang harus dilakukan oleh orangtua terhadap anaknya adalah selalu menjalin komunikasi agar anak terbiasa dan tidak sungkan untuk menceritakan semua hal yang dialaminya.

Mr Ben

Berawal dari mendirikan sebuah Lembaga Penyiaran Swasta, sejak saat itu visi terus berkembang | Pendiri dan CEO Fokus Media Group | cyberlabpro | itsme.id | SajaddahFM | SajaddahLive | PanuaFM | SorbanFM | Hidayah Bangsa Fondation | Penikmat Kopi Hitam |