Its NOT Me

Tenang bray! Si Kokoh gak nyawapres kok

oleh DerielHD

5 March 2018

itsme.id – Mak, si Kokoh booming lagi. Kabar mengenai si Kokoh viral lagi. Agama siapa lagi yang dinista ama si kokoh? Waduh, bisa ada demo berjilid-jilid lagi nih. Lumayan, penjual baju putih akan laris manis, pedagang minuman keliling akan ketiban rejeki karena banyak pendemo artinya banyak pembeli. Lumayan kan kalo 7 juta pendemo beli minuman ama pedagang kecil, kan mereka bisa dapat banyak uang buat nyekolahin anak.

Eh, tapi kok lain ya beritanya. Gak ada agama yang ternistakan. Katanya si Kokoh mengajukan PK dan udah disetujui? Waduh, masalah apa lagi ini. Si Kokoh bisa aja kalo buat heboh. Ada yang panic tuh Koh. Ada yang ketakutan kalau nanti kokoh bebas. Katanya mereka takut kalo kokoh nyawapres.

Si Kokoh gak akan nyawapres bray..
Iya, itu berita dari mana? Ada angina apa hingga si Kokoh yang baru saja terkena kasus penistaan agama terus kemudian akan nyapres? Kemungkina untuk bebas dari hukuman aja kecil, gimana mau nyawapres.

baca juga :Apa salah si Kokoh?

Si kokoh gak akan nyapwares bray!
Rasanya sih itu kemungkinan 1:250 juta deh. Kalian khawatir berlebihan. Kalau takut si kokoh nyawapres, ya fair aja dong. Segera lakukan pengaderan dan siapkan kandidat capres kalian, yang terbaik tentunya, karena dengar-dengar kalau bener si Kokoh nyawapres, sudah pasti akan ada banyak sekali orang yang mendukungnya. Ingat, mendukungnya lho ya, kan belum tentu menang.

Si Kokoh gak akan nyawapres bray!
Eh tau gak bray, elektabilitas si Kokoh hanya 2%, masak iya dengan elektabilitas segitu si kokoh bisa menang. Kekhawatiran kalian terlalu berlebihan. Semuanya tergantung elektabilitas, kalau gak ngerti apa itu elektabilitas, sebut saja tingkat ketenaran. Itu menentukan lho bray. Sekali lagi, kalau ada kandidat kalian yang lebih tinggi tingkat popularitasnya, si Kokoh pasti kalah, apalagi kalau melawan 7 juta orang.

Si Kokoh gak akan nyawapres bray!
Jika dibandingkan dengan calon grup sebelah yang suka teriak-teriak bocor, yang kata om saya dia adalah “ahli strategi” yang ditakuti pihak aseng (padahal itu dulu). Si Kokoh kalah jauh. Si Kokoh gak ada ambisi untuk nyewapres, dia udah kapok dengan 7 juta orang itu. Kalo pepatah kuno bilang sih, si Kokoh sudah mengebaskan debu kakinya, karena ternyata banyak orang yang tidak menghargai pengabdiannya semasa menjadi gubernur.

Si Kokoh gak akan nyawapres bray!
Iya bray, gak akan mungkin! Apalagi dengan mulut si Kokoh yang kasar dan suka ngatai orang. Masih ingat ketika si Kokoh mengatai-ngatai seorang emak yang diduga mencuri uang KJP milik anaknya untuk dipake belanja pribadi? Atau ketika si Kokoh menemukan proyek USB eh UPS dengan nilai yang fantastis? Bener bray, saya yakin si Kokoh gak akan nyawapres. Dia masih membutuhkan pendidikan tambahan, supaya bisa lebih lembut dikit menghadapi para koruptor dan ketidakadilan.

baca juga : Kisah bumi datar : Si Raja singa putih dan jurus PHP tingkat tinggi

Si Kokoh gak akan nyawapres bray!
Gak usah demo dan gak usah panik berlebihan bray, kasihan orang banyak yang aktifitasnya terganggu karena demo kalian. Yakin deh ama saya, si Kokoh gak akan nyawapres. Dia udah eneg melihat orang banyak yang udah keracunan kesucian. Yah walaupun dia kasihan melihat rakyat kecil yang terus-menerus menjadi korban orang besar, tapi apa daya, mata si Kokoh sipit dan dia bukanlah pengikut golongan mayoritas. Dan walaupun banyak juga dari golongan mayoritas yang mendukung dirinya, tapi itu belum tentu membangkitkan semangatnya untuk nyawapres, bray!

Sandainya si Kokoh nyawapres bray?
Kan seadainya, bisa iya bisa juga tidak. Kalau kalian yakin dengan baka calon yang akan kalian usung nanti, gak usah takut ama si Kokoh. Pengikutnya tidak sebanding dengan 7 juta orang yang kalian miliki. Tapi ini bicara nyawapres lho ya bray, kalo si Kokoh kalah kemaren, itu karena yang memilih dia hanya ada di daerah itu aja. Kalau bicara nyawapres, ini udah skala nasional bray. Bisa aja pendukung si Kokoh naik hingga 100 kali lipat, kan gak ada yang tahu. Tapi itu kalau bicara “seandainya”. Kalau bicara seandainya sih apa saja mungkin, sama seperti, “bagaimana seandainya si raja singa putih ikut nyapres ato nyawapres”? So!? Santai aja bray. Si Kokoh gak bakalan nyawapres! (DerielHD)

DerielHD

National Media Coordinator at PT. International Fokus Media, Aktivis dan Penggiat Media, Penulis