Its My Life

Tegakkan kepala, busungkan dada, dan melangkahlah

oleh DerielHD

31 January 2018

iT’s me – Senang sekali rasanya kembali membuka-buka beberapa tulisan lama di web ini. Beberapa tulisan membuat saya tertawa geli, namun beberapa tulisan yang lain membuat saya kembali tersadar akan kerasnya hidup ini. Kemudian saya berkata dalam hati, “kamu dari mana saja? Bukankah memang dari sejak kamu belum ada hidup ini sudah keras?”.

Untuk abangku yang baik
Sekian lama saya mengenalmu, bahkan belajar banyak darimu. Bagiku, engkau adalah pribadi yang luar biasa. Kebaikan, kegigihan, kerendahan hati, hingga ketaatan dalam iman. Bisa belajar banyak darimu, itu sudah merupakan kebanggaan tersendiri. Terkadang, aku sedikit membanggakan ilmu baru yang kudapat darimu kepada teman-temanku, walaupun mereka semua memujiku, tapi itu semua berkat pelajaran darimu. Bagiku dirimu adalah teladan yang layak untuk diikuti.

Tak diduga, pukulan telak yang engkau terima begitu mengguncangmu. Aku melihatmu begitu berduka. Bisa kurasakan kepedihan yang begitu mendalam darimu. Namun aku melihat dirimu masih bisa tersenyum. Seolah ingin berkata kepada kami, adik-adikmu, bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Abangku yang baik
Sekian tahun bersamamu, aku sedikit banyak sudah mengenalmu. Aku tahu, senyumanmu adalah senyum penghiburan. penghiburan kepada kami agar tidak melihatmu sebagai abang yang lemah dan tak berdaya menghadapi pukulan itu. Jika aku berada dalam posisimu, mungkin aku sudah memilih untuk meninggalkan semuanya dan mengakhiri segala sesuatu yang pernah aku mulai. Tapi tidak dengan dirimu, abangku. Dirimu terus berusaha sedemikian rupa untuk terus maju. Ya, dirimu terus menghibur kami dengan senyumanmu, walaupun dalam hatimu ada luka yang begitu dalam yang membutuhkan waktu yang sangat lama untuk pulih.

Abangku yang baik
Sulit rasanya jika mengingat “kepincanganmu” saat ini. Dahulu, ketika rekan hidupmu masih ada, dirimu begitu fokus dan tegas dalam setiap tindakan dan langkah untuk meraih tujuan dan visi – misimu. Kami bahkan sampai kerepotan untuk menjalankan kemauanmu. Jujur saja ya bang, ada rasa jengkel yang dirasakan ketika semua yang kami lakukan rasanya belum maksimal dimatamu. Tapi kami tidak menyerah karena kami tahu kami sedang mengikuti abang, mentor dan pemimpin dengan visi yang luar biasa. Menyerah? Sudah lupa tuh..

Abangku yang baik
Aku teringat akan betapa bijaksananya dirimu dulu. Setiap kali meminta saranmu akan apa saja, kata-kata dan kalimat penuh hikmah mengalir begitu saja dari mulutmu. Walaupun beberapa diantaranya terasa sulit untuk dilakukan, akan tetapi setidaknya saya pernah mencoba, kami pernah mencoba. Mencoba dengan begitu keras karena kami paham bahwa itu adalah saran terbaik.

Bangkitlah! Meratap bukanlah gayamu. Walaupun aku tahu ada hal lain lagi yang membuatmu seakan menyerah, akan tetapi lupakan itu semua. Tegakkan kepala, lihatlah kembali tujuan akhir yang hendak dirimu capai melalui visimu. Busungkan dada, dan tabraklah semua penghalang yang menghalangimu untuk sampai pada tujuanmu. Melangkahlah, karena tidak ada tujuan yang akan tercapai jika dirimu hanya diam saja dan meratapi betapa akan kerasnya pukulan yang menimpamu. Bangkitlah! Dunia sedang menanti karya-karya terbaikmu. Jika saat ini semua saran dan nasihatmu kepada kami rasanya seperti kembali kepada dirimu, itu artinya bahwa Sang Maha Kasih, Tuhan, mencoba untuk mengingatkan kembali akan betapa berharganya dirimu untuk-Nya dan untuk orang-orang disekitarmu.

Anak-anakmu? Ya, Mereka apalagi! Mereka sangat membutuhkanmu. Bukan hanya membutuhkan figur ayah yang mencukupkan kebutuhan mereka, tapi figur ayah yang penuh kasih sayang dan perhatian.

Abangku yang baik
Ku akui, dirimu begitu hebat. Masih banyak hal yang perlu aku pelajari dari dirimu. Otak ini terus berputar dan berpikir bagaimana cara untuk membuatmu bangkit dan terus bersemangat supaya bisa melompat lebih tinggi dan menang melawan tantangan ini. Dirimu jugalah yang mengajarkanku tentang betapa kerasnya hidup ini. Jika dulu aku hampir menyerah dan kemudian bangkit lagi karena nasihat darimu, maka kini giliranku untuk memberikanmu semangat dan doa. Doa kami yang terbaik untukmu bang. Kiranya berkah dari Allah SWT selalu bersamamu, keluargamu, dan semua hal baik yang dirimu kerjakan. (DerielHD)

 

*Tulisan yang jauh dari sempurna ini didedikasikan untuk Kakak, abang, mentorku yang luar biasa dan juga kepada semua abang yang menginspirasi.

DerielHD

National Media Coordinator at PT. International Fokus Media, Aktivis dan Penggiat Media, Penulis