Its My Life

Tata Cara Berpendapat di Media Sosial

oleh Mr Ben

23 August 2018

Sebagian media publik seperti facebook, twitter, ataupun instagram nyatanya mampu menyediakan ruang publik untuk menyampaikan kritik, saran, tanggapan,  informasi, bahkan hal sepele seperti curhatan. Meskipun setiap platform telah memiliki terms of servicec sendiri, namun tetap saja semua pengguna media sosial tersebut seakan tidak memiliki batasan dan tetap menuangkan segala aspirasinya secara bebas.

Sayangnya, kebebasan itu tidak dimanfaatkan secara baik oleh sebagian orang. Dan malah mengotorinya dengan pendapat-pendapat rusuh yang sebetulnya tidak etis untuk diucapkan. Meskipun pendapat merupakan hak setiap orang, namun mengetahui cara-cara berpendapat yang baik tentu bisa kita coba agar pendapat bisa diterima secara baik dan tidak melukai orang yang dikritik. Adapun beberapa cara tersebut yaitu:

Usahakan Berikanlah Kritik, Saran, dan Tanggapan dengan Cara yang Baik
Sikap pertama yang mendukung berhasilnya kritik, saran, dan juga tanggapan kita terhadap orang lain yaitu melalui cara penyampaian. Jika dibandingkan dengan menyampaikan secara buruk, penyampaian pendapat dengan cara yang baik cenderung lebih bisa diterima oleh orang yang dikritik. Tidak hanya itu, kritikan ataupun ilmu yang kita berikan kepada orang tersebut juga akan mudah diserap.

Akan berbeda cerita jika kita menggunakan kalimat yang buruk saat menyampaikannya. Bukan tidak mungkin, kalimat buruk tersebut akan melukai orang yang dikritik. Dan akhirnya, akan timbul masalah baru seperti, akan menjadi pancingan kemarahan orang yang dikritik, timbul perdebatan serta percekcokan, atau kemungkinan paling buruknya yaitu orang yang kita kritik akan menjadi down dan tidak percaya diri.

baca  juga : Faktor Penyebab anak sulit belajar

Sampaikanlah Pendapat Sesuai Kapasitas Diri
Jika kita merasa kita tidak paham dan tidak tahu menahu mengenai bidang yang ingin dikritik. Cobalah untuk tidak ikut menyampaikan pendapat tersebut. Sekali lagi, seperti yang telah saya katakan di atas bahwa menyampaikan pendapat merupakan hak setiap orang.

Namun, bertingkah nekat dengan mengkritik sesuatu yang bukan bidang kita bukanlah suatu hal yang benar. Selain akan membuat diri kita menjadi terlihat bodoh. Nantinya, hal tersebut juga bisa menjadi boomerang bagi diri kita sendiri. Misalnya, jika ternyata kritik atau saran yang kita sampaikan ternyata salah. Bukan tidak mungkin akan terjadi kesalah pahaman yang akan memicu perdebatan. Atau malah informasi yang berupa kritikan tersebut bisa menyesatkan orang yang membacanya.

Segera Meminta Maaf Saat Salah Menyampaikan Pendapat
Ini merupakan poin paling penting diantara ketiga cara berpendapat seperti Rasulullah Saw yang sudah disebutkan di atas. Dan ini tidak hanya berlaku di dunia nyata namun juga penting dilakukan di dunia maya.

Sebab kenyataannya meskipun terlihat mudah, meminta maaf atas kesalahan diri sendiri bagi sebagian orang merupakan hal yang sangat sulit. Karena itu, tidak heran jika kita sering menemukan seseorang yang masih tetap kekeuh dengan pendapatnya meskipun pendapat tersebut salah.

baca juga : Di Media Sosial, banyak orang biasa sok penting. berikut penjelasannya

Sudah sepatutnya kita menghindari hal tersebut. Toh mengakui kesalahan tidak akan membuat kita menjadi kalah. Malah hal tersebut bisa memberikan pelajaran penting bagi diri sendiri bahwa berfikir dengan matang sebelum berpendapat merupakan hal yang wajib.

Itulah 3 cara berpendapat di media sosial. Sudah sepatutnya bagi kita untuk menjaga lisan saat akan berbicara. Terlebih jika pembicaraan tersebut menyangkut orang lain, tentu memperhatikan etika penyampaian seperti poin-poin di atas merupakan hal yang wajib dilakukan. Semoga bermanfaat, wallahu ‘alam bis shawwab.

Mr Ben

Berawal dari mendirikan sebuah Lembaga Penyiaran Swasta, sejak saat itu visi terus berkembang | Pendiri dan CEO Fokus Media Group | cyberlabpro | itsme.id | SajaddahFM | SajaddahLive | PanuaFM | SorbanFM | Hidayah Bangsa Fondation | Penikmat Kopi Hitam |