itsme.id – Plakkkk!! Begitu kira-kira bunyi suara yang keluar dari tamparan yang diterima oleh seorang petugas bandara di sulawasi utara dari seorang yang katanya isteri jenderal.

Dikabarkan oleh berbagai media masa, seorang petugas AVSEC bandara Sam Ratulangi Manado, mendapatkan perlakuan yang ‘tak pantas dari seorang wanita yang mengaku sebagai istri dari seorang jenderal di Manado.

Asal muasal dari perlakuan yang tak pantas tersebut dimulai dari ketika petugas AVSEC Bandara International Sam Ratulangi meminta seorang wanita untuk melepas jam tangan yang digunakan olehnya sebelum memasuki mesin x-ray. Merasa tidak terima dengan teguran dari petugas bandara terebut, wanita ini kemudian marah, berdebat dengan petugas bandara, hingga akhirnya ‘mendaratkan’ tamparan ke pipi dari salah seorang petugas bandara. Dari video berdurasi 40 detik yang sedang viral saat ini, memang terlihat jelas ekspresi kemarahan dan betapa ‘ringan tangannya’ ibu itu..

Kasihan ya.. Padahal petugas bandara tersebut hanya menjalankan tugas sesuai prosedur yang berlaku aja. Memang sih, saya juga sering melihat dan mengalami perlakuan yang kurang menyenangkan ketika melewati pos pemeriksaan bandara ketika bepergian, tapi saya ya mencoba untu berpikir positif aja, demi kenyamanan dan keselamatan saya sendiri dan penumpang yang lain juga.

Sadar atau tidak, kita juga sebagai pengguna fasilitas penerbangan sering sekali melanggar aturan yang sudah diberikan. Misalnya, ketika kita diminta untuk mengaktifkan telepon genggam nanti ketika berada di dalam gedung bandara, kita malah seenaknya menghidupkan telepon genggam saat pesawat barusaja mendarat, kita sering membawa bagasi berlebihan kedalam pesawat, dan masih banyak lagi.

Terlepas dari baik atau buruknya perlakuan dari petugas bandara, dan pelayanannya, jika memang ada, tidak sepantasnya jika kemudian kita seenaknya memukul atau menampar mereka. Segala tindakan kekerasan dalam bentuk apapun sama sekali tidak dibenarkan oleh hukum. Tidak perduli siapa kita, mau anggota keluarga pejabat kek, mau keluarga menteri kek, mau keluarga presiden kek, tidak dibenarkan berlaku kasar seenaknya didepan publik.

Jangan ditiru ya.. semoga dengan peristiwa ini kita lekas sadar dan insyaf ya. Semoga peritiwa ini juga menjadi pelajaran bagi oknum yang menampar tersebut, karena bagaimanapun dia telah mempermalukan dirinya, suaminya, keluarganya, dan instansi dimana suaminya bekerja (jika memang benar dia adalah istri seorang jenderal). (DerielHD)



DerielHD

DerielHD

National Media Coordinator at PT. International Fokus Media
DerielHD

Latest posts by DerielHD (see all)