itsme.id- Sejatinya guru adalah harapan bangsa dalam mendidik generasi, membimbing, mengarahkan, melatih murid-muridnya untuk menjadi manusia berguna bagi bangsa dan negara serta bermanfaat bagi orang banyak. Sudah menjadi kewajiban guru-guru di indonesia meletakkan nilai-nila pancasila kepada murid-muridnya agar mereka bisa menjadi generasi yang menghargai perbedaan.

Indonesia saat ini sedang di landa krisis toleransi yang di kibatkan sebagian guru bahkan orang tua terlalu bersemangat dalam mengajarkan doktrin-doktrin “agama” dengan dalih “membela agama”. Tidak sedikit yang mengajarkan kekerasan untuk mencapai apa yang mereka yakini.

Pemilik Akun facebook Abu Khanza Supardi RZ yang berprofesi sebagai seorang “guru”, secara terang-terangan mengajarkan paham radikalisme kepada anaknya. Jadi, jangan heran jika situasi indonesia semakin mengkhawatirkan. Ketika anak atau murid sejak dini di ajarkan memegang golok maka tinggal tunggu masa dimana ia akan mewujudkan apa yang mereka dapat dari “orang tua” dan “guru” mereka.

Miris, anak-anak seusia ini sudah di ajarkan cara memegang golok. Tugas kita adalah bagaimana terus menanamkan nilai pancasila dimanapun dan kapanpun. Jika melihat “guru” atau “orang tua” yang jelas-jelas mengajarkan radikalisme maka sebaiknya di laporkan kepada pihak berwajib dan jika melihat postingan-postingan serupa bisa laporkan ke http://dumas.kominfo.go.id/  atau segera laporkan ke pihak facebook. Jangan ditiru!

 



arpan
arpan

Latest posts by arpan (see all)