Its NOT Me

Perwakilan Literasi Bicon Prancis Ambil Andil Atas Aksi Protes Razia Buku Sepihak

oleh arpan

13 August 2019

Bandar Lampung – Maraknya razia buku secara sepihak terhadap para relawan literasi di berbagai daerah membuat jaringan relawan literasi nasional di akar rumput pada hari Minggu ( 10/08) dan Senin (11/08) mengadakan aksi lapakan bersama di taman gajah ,bandar Lampung .

Ada tiga komunitas yang ambil bagian dalam aksi dua harian tersebut di antaranya pbi , perpus jalanan Bakung , dan women’s march chapter Lampung .

Menurut Gita selaku perwakilan dari women’s march ,razia buku di beberapa daerah adalah bentuk ketidaktahuan aparat maupun kelompok sipil terhadap peraturan baru pemerintah yang justru melarang razia secara sepihak tanpa adanya proses penyelidikan.

Hal yang senada pun di ungkapkan oleh Adi selaku perwakilan dari pustaka bergerak menurutnya sudaah sangat tidak relevan lagi jika publik di buat untuk takut terhadap buku kiri maupun kanan , terlebih lagi sampai kepada tahap kriminalisasi terhadap pengiat literasi yang selayaknya mereka di apresiasi karena sudah meningkatkan minat baca di daerah

Dalam aksi Minggu sore ( 10/08) yang berlanjut hingga Senin sore (11/08) , perwakilan dari literasi bicon di Prancis pun turut ambil bagian meraimaikan aksi bersama tersebut .

Aksi Lapak Serentak nasional adalah upaya untuk mendukung dan solidaritas bagi para pegiat literasi atau toko buku yang pernah mendapatkan tindakan represif dari aparatur negara maupun ormas, dan sekaligus untuk memberikan pesan secara langsung terhadap masyarakat bahwa tindakan perampasan buku atau sweeping adalah kegiatan yang ilegal apapun alasannya, karena

Undang- undang Nomor 4/PNPS/1963 tentang Pengamanan terhadap Barang-Barang Cetakan yang Isinya Dapat Mengganggu Ketertiban umum, padahal uu ini sudah digugat dan  dicabut oleh Mahkamah Konstitusi pada tahun 2010.
Sesuai keputusan MK No. 6-13-20/PUU-VIII/2010. Tidak ada hak apapun Tentara dan Aparatur Negara dan yang lain menyita buku meskipun dianggap terlarang

from: Mansur Abadi [email protected]Anggota World allience religious peace (Warp ) international

arpan