itsme.id- Nasib tragis menimpa seorang pemuda yang di duga mencuri amplifier musholla di bekasi, pemuda tersebut tidak berdaya saat di kroyok dan di bakar hidup-hidup oleh masa setempat. Mencuri memang perbuatan  tidak terpuji, tetapi jauh lebih tidak terpuji bahkan tidak manusiawi orang-orang yang membakar korban. Manusia macam apa yang tega melakukan hal seperti itu, belum tentu mereka lebih baik dari si korban. Semakin menjadi-jadi manusia zaman sekarang, entah apa yang mereka pikirkan.

Inikah yang dinamakan manusia paling mulia yang diciptakan dengan akal? Memperlakukan manusia lainnya seperti hewan. Sungguh memalukan manusia yang memiliki akal tetapi kelakuan seperti ciptaaan yang tidak berakal dan tentunya kita semua tahu disebut apa ciptaan Tuhan yang tidak berakal. Seharusnya terduga diserahkan ke pihak berwajib, bukan di kroyok apalagi sampai di bakar hidup-hidup. Agama macam apa di negara ini yang mengajarkan kalau mencuri di musholla atau masjid, pelakunya di bakar? Tidak ada!

Karena semua sudah terjadi, maka kita juga berharap kepada pihak kepolisian agar pelaku pengeroyokan dan pembakaran di hukum seberat-beratnya. Kalau sudah begini, siapa yang akan menanggung beban hidup istri dan anak-anak korban. Jangan samakan manusia dengan daging hewan kurban, apalagi hanya karena benda mati. Kalau memang berniat membakar manusia, bakar tuh para koruptor, mungkin mereka lebih layak merasakan apa yang di alami si terduga pencuri amplifier.

Kejadian ini harus menjadi peringatan untuk para pencuri bahkan untuk kita semua. Jangan sampai hanya karena benda mati kita bernasib tragis, karena di bumi ini sudah semakin sulit membedakan manusia dan yang bukan manusia. Terkadang, beberapa  orang dengan bebas melakukan apa yang seharus menjadi otoritas Tuhan, mereka dengan muda menghakimi siapa saja yang mereka anggap salah. Seolah-olah mereka tidak pernah melakukan kesalahan, bahkan mereka bisa lebih berkuasa dari hukum di negara ini.

Mungkin hari ini kita bisa merasa hebat, karena sudah berhasil mematikan “si pencuri amplifier di musholla”. Ingat! Akan ada masa dimana kita akan mengalami yang lebih buruk. Mencuri itu salah, membakar manusia juga salah, tidak ada yang baik. Tetapi manusia yang tega membakar manusia justru dipertanyakan tingkat kewarasannya, kalau berpikir bahwa membakar orang “bersalah” adalah lebih baik atau benar, maka jangan ragu, cepat-cepatlah kerumah sakit jiwa. Kita berharap agar peristiwa ini tidak terulang kembali, jangan ada lagi manusia yang di perlakukan seperti  hewan kurban yang siap dibakar atau di panggang, kemudian dagingnya di berikan kepada mereka yang  merasa paling benar dan paling baik.



Latest posts by arpan (see all)