Its My Faith

Pandangan Al-Quran mengenai Alkitab Sudah Palsu

oleh Mr Ben

19 April 2018

Diantara isu-isu perdebatan agama yang dikembangkan khususnya antara Islam dan Kristen, keabsahan Alkitab (Bible) adalah yang paling banyak di diskusikan. Ada pemahaman sebagian besar umat Islam saat ini bahwa Kitab-kitab sebelum Al-Quran atau Bible telah dirubah, dan mereka diperintahkan untuk tidak membaca, mempelajari atau memahami Bible dengan cara apapun. Namun, bagaimana sebenarnya pandangan Al-Quran terhadap Bible, dan apakah ada dasar dari Al-Quran  mengenai keyakinan tersebut?

Prof Gabriel Reynolds menulis artikel beberapa tahun yang lalu berjudul “On the Qur’anic Accusation of Scriptural Falsification (tahrif)” dan menganalisa bagaimana Al-Qur’an menggunakan kata “tahrif”(distorsi/penyimpangan) dalam kaitannya dengan Bible.

Reynolds mengingatkan bahwa konteks penggunaan kata tahrif dalam Al-Qur’an (QS 2:75; 04:46; 05:13; 05:41) selalu digunakan dalam konteks kaum Yahudi dan perselisihan lokal, kemungkinan di Madinah, meskipun pada waktu itu Al-Qur’an menetapkan bahwa pelaku kezaliman hanyalah tertentu saja, tidak menyeluruh.

Al-Qur’an menjelaskan tahrif (distorsi/penyimpangan) kitab suci dengan delapan kata kerja atau frase kata kerja yang berbeda dalam kutipan ayat-ayat berikut:

Berdasarkan bukti di atas, Al-Qur’an pada prinsipnya memberikan pernyataan mengenai penyalahgunaan kitab suci. Tapi tidak ada satupun contoh pernyataan Al-Qur’an yang menyatakan bahwa Bible telah dihancurkan dan digantikan dengan kitab suci palsu. Akan tetapi, Al-Qur’an menyatakan  bahwa wahyu tersebut telah diabaikan, dipahami secara keliru, dilupakan, atau disembunyikan.

Penting bagi kita untuk melakukan pendekatan terhadap Al-Qur’an sesuai konteksnya yaitu dengan prinsip bahwa Al-Qur’an bukanlah Kitab Suci agama yang berbeda yang disebut Islam saat itu tapi masih berhubungan dengan masalah internal “Ahli Kitab”, dan petunjuk bagi orang Arab yang tinggal di dalam komunitas lisan tanpa Alkitab berbahasa Arab. Terlihat dari ayat-ayat di atas bahwa ketiadaan kitab suci telah dieksploitasi, dengan kitab suci dalam bahasa Semit asing telah disalahpahami oleh kelompok etnis lain.

Baik juga untuk menyimak video kajian singkat dari Prof. Mun’im Sirry  berikut ini terkait “Hubungan Al-Qur’an dan Bible”

Mr Ben

Berawal dari mendirikan sebuah Lembaga Penyiaran Swasta, sejak saat itu visi terus berkembang | Pendiri dan CEO Fokus Media Group | cyberlabpro | itsme.id | SajaddahFM | SajaddahLive | PanuaFM | SorbanFM | Hidayah Bangsa Fondation | Penikmat Kopi Hitam |