Its NOT Me

Nyinyir Ke Caleg Dan Wakil Rakyat Itu Pilihan, Tetapi Kinerja Baik Mereka Wajib Apresiasi

oleh arpan

31 July 2018

Jauh di alam bawah sadar paling dalam, kita semua tahu bahwa masih banyak caleg yang benar-benar terpanggil dan sungguh-sungguh ingin melihat daerah mereka maju dan berkembang. Meskipun sebagian orang menilai bahwa caleg hanya ada di lapangan dan dekat dengan masyarakat di saat berkampanye monologis atau dialogis. Padahal bisa saja mereka benar-benar bertekat ingin mendengar keluhan-keluhan rakyat dan sungguh-sungguh ingin membela serta menegakkan dan mewujudkan aspirasi rakyat.

Janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap satu caleg mendorong kamu tidak berlaku adil dan menafikan kerja keras caleg-caleg atau wakil rakyat yang lain. Berdasarlan pengakuan wartawan sajaddahlive Rizk MM, ia menyaksikan langsung dan merasakan atmosfer positif begitu kuat dan dahsyat saat turut serta dalam kunjungan, sehingga para anggota dewan perwakilan rakyat daerah kota gorontalo memang patut dan layak di apresiasi.

Dari pantaun sobat Rizk MM hari senin 30 juli 2018, DPRD kota gorontalo turun langsung ke lapangan tepatnya di kelurahan talumolo , untuk mendengar keluh kesah masyarakat sekitar, meminta agar persoalan mereka dengan pihak pelindo, dapat di selesaikan dengan baik, aman dan damai. Kemudian hari itu juga Dekot mengadakan diskusi dengan komisi A dan C serta pihak-pihak yang bersengketa baik, masyarakat, perindo serta dinas pertanahan yang menjadi saksi, di aula DPRD kota gorontalo. Usai diskusi sengketa tersebut, ketua DPRD kota Ferdiyanto menyampaikan bahwa “apapun yang di sampaikan oleh pihak terkait, bila tak dapat di selesaikan maka pasti akan ke pengadilan, meskipun ada yang mengaku pemilik tanah sudah bersertifikat asli baik warga maupun pihak pelindo, kami tidak dapat memutuskan itu. Sebaiknya ke pengadilan saja karna merekalah yang dapat menentukan masing”.

Selain mengunjungi lahan yang bersengketa, Dekot juga pada hari yang sama berkunjung ke sekolah SMP N 1 kota. Karena berdasarkan informasi, sekolah tersebut sangat memperhatinkan dengan kondisi bangunan yang belum juga selesai, toilet siswa masih kurang dan tempat duduk serta meja para guru yang tidak layak pakai. Dengan melihat kondisi sekolah, Ketua Komisi C HAIS NUSI, meminta pihak sekolah agar membuat proposal permohonan anggaran melalui dinas pendidikan ke DPRD kota untuk penambahan toilet siswa, meja serta untuk mengganti kursi para pengajar. Selain itu ketua DPRD kota Ferdiyanto juga mengatakan, “kunjungan mereka untuk melihat kondisi sekolah yang sudah banyak menghasilkan sarjana” dan sekolah ini adalah sekolah ungulan kota gorontalo jadi fasilitasnya harus benar, sehigga dapat membuat anak didik nyamanan.”.

Dari peristiwa nyata ini, kita belajar bahwa tidak boleh menafikan kinerja-kinerja baik caleg atau para wakil rakyat. Karena memang, di Indonesia ini masih banyak caleg bahkan wakil wakyat yang amanah dengan tanggungjawabnya masing-masing. Maka dari itu, kurangilah nyinyir kepada caleg-caleg dan wakil rakyat, karena nyinyir yang berlebihan itu tidak baik.

Rizky Mantulangi

arpan