Its NOT Me

Mereka Yang Menikmati Kenyamanan, Kamu dapat apa?

oleh DerielHD

23 April 2019

Lagi-lagi permasalahan politik menjadi bahan tulisan sore ini. Duduk di bandara sendirian (meskipun ada banyak orang disini), sambil memandangi layar televisi yang terus-menerus menayangkan hasil pilpres dan pileg kemaren dan juga beberapa berita politik lainnya, membuat penulis jadi ingin menulis seputar politik lagi.

Menarik memang jika berbicara mengenai politik Indonesia, dimana sering kali para elite yang saling memperebutkan kekuasaan saling tertawa, berpelukan, dan bercanda, sementara pendukung mereka sudah hampir berkelahi dan saling memusuhi satu dengan yang lainnya. Bahkan yang palign parah adalah adanya perselisihan dalam sebuah keluarga akibat perbedaan pandangan dan pilihan politik.

Sadar atau tidak, perpolitikan di Indonesia begitu melelahkan dan memuakkan. Apalagi jika sudah bawa-bawa agama tertentu dan mengatasnamakan umat untuk nafsu politik seseorang.

Ibaratnya, mereka yang menikmati segala macam kenyamanan nanti ketika mereka berhasil memimpin, sementara para pendukungnya dapat apa? Mereka yang berantem karena mendukung salah satu calon pemimpin dapatnya apa?

Kurang lebih tujuh bulan lamanya kita dipusingkan dengan segalam macam urusan politik. Beranda-beranda media sosial dipenuhi dengan pembahasan politik. Orang-orang yang kemaren gak tau apa-apa soal politik, tiba-tiba menjadi ahli dalam politik dan seakan-akan menjadi maha tahu dalam urusan ini.

Terkadang penulis mau ketawa, akan tetapi ini kenyataan yang menyedihkan. Diiming-imingi segala macam ‘surga’ oleh oknum calon pemimpin, kemudian para pendukung sudah gontok-gontokan mendukung, namun pada akhirnya zonk yang didapat. Bukan mau apatis, tapi kan banyak oknum calon pemimpin atau wakil rakyat yang ketika kampanye mereka sesumbar ingin mempermudah kehidupan rakyat yang mereka pimpin atau wakilkan, namun pada kenyatannya semua hanya janji kosong semata.

Ada ibu-ibu yang saling menjambak hingga saling banting karena berbeda pilihan, ada bapak-bapak yang saling tinju, ada pemuda-pemudi yang bermusuhan, akhirnya apa yang didapat?

Intinya adalah, tidak ada gunanya kita ngotot untuk mendukung salah satu pihak. Memang perlu, namun gak usah sampe segitunya hingga memusuhi teman, sahabat, bahkan keluarga. Gak ada gunanya. Mendukung boleh, tapi dukunglah dengan bijaksana, sambil berdoa, siapapun yang terpilih harus benar-benar menjalankan amanah semua masyarakat yang memilih dan menjadi pemimpin semua orang. untuk Indonesia yang lebih baik.

DerielHD

National Media Coordinator at PT. International Fokus Media, Aktivis dan Penggiat Media, Penulis