Its My Life

Mengapa sehat jasmani dan rohani itu perlu

oleh DerielHD

19 November 2018

Seberapa sehatkah anda saat ini? Berapa kali anda berolahraga dalam seminggu? Atau anda sibuk menimbun persediaan makanan untuk hari tua? Maaf, penulis bukan sedang menyindir orang tertentu atau meu berusaha terlihat pintar, serta sehat jasmani dan rohani, hanya saja ya, menurut penulis kesehatan adalah asset yang paling berharga untuk semua makhluk.

Apa saja yang bisa kita kerjakan jika memiliki tubuh sehat, dan apa saja yang bisa kita kerjakan jika memiliki tubuh yang tidak sehat, coba sobat bandingkan. Tidak ada seorangpun di bawah kolong langit ini yang ingin atau mendambakan untuk sakit, entah itu sakit jasmani atau sakit rohani. Semua orang ingin sehat, bahkan ada yang ingin hidup selamanya supaya bisa mendapatkan apa saja yang diinginkannya di dunia ini.

Penulis masih ingat kisah mengenai seorang raja yang ketika raja tersebut masih berkuasa, Tuhan datang menampakkan diriNya kepada raja tersebut. Ditengah-tengah pembicaraan mereka, karena kabaikan hati dari sang raja, Tuhan ingin memberikan apa saja yang dikehendaki sang raja. Tanpa berpikir panjang, sang raja meminta supaya dirinya bisa memiliki cukup hikmat untuk bisa menjadi raja yang baik bagi seluruh rakyatnya. Dan Tuhan pun mengabulkannya. Akan tetapi bukan hanya itu saja, Tuhan juga memberikan semua harta kekayaan jasmani yang dibutuhkan oleh sang raja untuk memerintah.

baca juga : Jika kamu gampang tersinggung, artinya kamu lebay!

Maka ujian hikmat sang raja dimulai ketika ada dua orang ibu yang memperebutkan seorang anak. Masing-masing merasa berhak untuk memiliki anak tersebut karena masing-masing mengklaim bahwa mereka adalah ibu yang sah dari si anak. Terjadilah, dengan penuh hikmat sang raja memerintahkan pengawalnya untuk membelah anak tersbut menjadi dua bagian untuk dibagikan terhadap kedua ibu itu. Seorang ibu dengan penuh kesedihan akhirnya maju dan mengikhlaskan anak tersebut untuk dimiliki oleh ibu yang lainnya, daripada anak tersebut dibelah dua dan mati. Akhirnya terungkaplah siapa ibu kandung dari si anak karena tidak ada ibu yang dengan sadis ingin melihat anaknya mati.

Dari kisah itu kita belajar mengenai betapa penting kesehatan jasmani dan kesehatan rohani itu. Keduanya berjalan bersamaan, keduanya harus seimbang. Ada sebuah peribahasa yang berkata, dibalik tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat (Mens sana incorpore sano). Tidak ada yang boleh terpisah, bagaikan pasangan sejati, baik tubuh dan jiwa saling mendukung dan menopang.

Kesehatan tubuh dan rohani (jiwa) menjamin pengambilan keputusan yang baik dan tepat, hasil kerja yang baik, hingga hubungan dengan sesama yang harmonis. Sudah ada banyak contoh bagaimana ketidak seimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani berujung pada kesalahan demi kesalahan si manusianya.

Jika kemudian kita sebagai manusia gagal memelihara tubuh dan jasmani sebagai pemberian cuma-cuma dari Tuhan yang Maha Kuasa, maka kita juga dipastikan akan gagal dalam segala sesuatu yang sementara dan akan kita kerjakan.

DerielHD

National Media Coordinator at PT. International Fokus Media, Aktivis dan Penggiat Media, Penulis