Its My Life

Mencontoh “Blusukan” dari Khalifah Umar Bin Khatab

oleh Mr Ben

25 June 2018

Istilah “blusukan menjadi tren dalam dunia politik di Indonesia sejak kehadiran Jokowi sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. Istilah ini menjadi kata nasional yang viral seketika. Diambil dari sarikata Bahasa Jawa, istilah “blusukan” adalah kata yang berarti keluar-masuk kampung.

Meski dilandasi dengan tujuan mulia dan tulus, aktivitas blusukan sering dimaknai sebagai upaya pencitraan di negeri Indonesia tercinta. Sebagian masyarakat menilai blusukan yang dilakukan seorang pemimpin hanyalah sandiwara belaka untuk menaikkan pamor. Masyarakat masih belum percaya dengan turunnya langsung seorang pemimpin dari kampung satu ke kampung lain sebagai upaya untuk mengetahui permasalahan yang terjadi. Melihat dan berdialog secara langsung dengan warga tidak dianggap sebagai cara ampuh untuk menyelesaikan masalah yang semakin menggunung setiap hari.

Blusukan bukanlah hal baru apabila ditilik dari segi sejarah. Dalam Islam, sejarah aktivitas blusukan telah lama dipraktekkan. Ketika menjabat sebagai pemimpin umat Islam, Khalifah Umar Bin Khatab sering melakukan aktivitas blusukan untuk mengetahui kondisi warganya secara langsung.

Blusukan Sunyi Senyap
Umar Bin Khatab sering melakukan blusukan pada malam hari, bukan siang hari saat matahari bersinar terang. Pola seperti ini dilakukan Khalifah Umar Bin Khatab karena blusukan yang dilakukan adalah tugas mulia. Maka dari itu, harus dikerjakan secara sembunyi-sembunyi. Beliau nekad menerobos gelapnya malam untuk memastikan sendiri kondisi umat dan mencoba mengungkap fakta yang tidak diketahui. Dengan niat yang tulus, beliau ingin mengetahui kinerja para pejabat pemerintahannya sudah baik atau belum.

Blusukan yang dilakukan Umar Bin Khatab tentu bukan untuk tujuan mendapatkan simpati lebih dari warga. Beliau hanya membutuhkan informasi jelas perihal masalah yang belum teratasi selama menjabat sebagai Khalifah. Beliau sangat paham bahwa kepemimpinannya nanti akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat nanti.

Segera Bertindak Tanpa Banyak Gaya
Ketika menemukan fakta mengagetkan, Umar segera mengambil tindakan untuk menolong. Hal tersebut beliau lakukan sendiri tanpa bantuan dari siapapun. Beliau juga menolak ketika ada yang menawarkan bantuan.

Bekerja sebagai pemimpin masyarakat tidak perlu malu mengandalkan tangan sendiri. Tindakan tersebut merupakan bentuk dari rasa tanggung jawab seorang pemimpin. Tidak perlu ada pengawal atau ajudan apabila ingin melakukan kebaikan menggunakan tangan sendiri.

Berbeda halnya dengan pemimpin jaman sekarang. Mereka lebih mengedepankan gaya di depan kamera dengan aksi heroik. Aksi tersebut tidak masalah dilakukan apabila nantinya benar terjadi perubahan yang lebih baik.

Pemimpin Hidup Lebih Susah dari Rakyat
Selama hidupnya, Umar Bin Khatab terkenal dengan kehidupannya yang sederhana meski menjabat sebagai Khalifah. Ketika musim paceklik yang membuat rakyat menderita, beliau pantang makan susu, daging, dan minyak samin. Roti yang dicelup dengan minyak zaitun dilahapnya hingga membuat perut panas. Beliau khawatir daging yang dimakan bisa mengurangi jatah makan rakyat yang sedang menderita.

Apabila seorang pemimpin merasakan kenikmatan luar biasa ditengah kesulitan hidup rakyatnya, maka belum bisa dianggap sebagai pemimpin yang bertanggung jawab. Pemimpin yang bersungguh-sungguh pasti tahu setiap kesulitan yang diderita oleh rakyatnya.  Seperti tu Umar mendidik pemimpin setelahnya, yaitu dengan cara hidup sederhana dan peduli terhadap derita rakyat.

Para pemimpin di Indonesia seharusnya mencontoh gaya blusukan yang dilakukan oleh Khalifah Umar Bin Khatab. Blusukan menjadi berfaedah apabila dilandasi dengan niat tulus dan ikhlas. Namun akan lebih tepat jika blusukan yang diterapkan pemimpin Indonesia bukan hanya sebagai bentuk pencitraan melainkan dibarengi dengan solusi. Itulah yang dinamakan kinerja.

Mr Ben

Berawal dari mendirikan sebuah Lembaga Penyiaran Swasta, sejak saat itu visi terus berkembang | Pendiri dan CEO Fokus Media Group | cyberlabpro | itsme.id | SajaddahFM | SajaddahLive | PanuaFM | SorbanFM | Hidayah Bangsa Fondation | Penikmat Kopi Hitam |