iT’s me – 33 Tahun, artinya usia semakin bertambah dan peluang untuk menjadi tua semakin besar. Terkadang bercanda bersama kawan-kawan mengenai setelah merayakan ulang tahun, kira-kira berapa lagi usia yang tersisa? Bukannya apa-apa, tapi hanya sekedar memikirkan kembali bagaimana saya bisa melewati 33 tahun yang luar biasa.

Tak hanya itu, usia yang semakin bertambah seharusnya membuat manusianya semakin dewasa, pastinya. Akan tetapi hukum menjadi dewasa dan menjadi tua tetap saja masih menjadi hukum yang bisa diperdebatkan. Tidak semua orang tua adalah orang dewasa, demikian juga tidak semua orang dewasa adalah orang yang secara usia sudah tua. Semua bergantung pada pembentukan karakter yang dialami oleh masing-masing orang tersebut.

Misalnya saja, ada professor tua yang kelakuannya kekanak-kanakan merengek-rengek minta dikasihani dan dibela sana-sini, tapi ada juga anak brilian yang dengan usaha sendiri menjadi sumber inspirasi bagi orang dewasa yang ada disekitarnya. Menurut sobat, yang mana yang lebih tua? Ya, jelas saja anak kecil itu yang lebih dewasa daripada si professor tua.

Menjalani tahun-tahun yang luar biasa, membutuhkan usaha yang luar biasa, dan harus mengalami proses suka dan duka yang luar biasa juga. Terkadang saya harus berlari, terkadang saya juga harus merangkak, tapi apapun itu harus saya lakukan untuk menjalani kehidupan yang sudah diberikan secara cuma-cuma oleh Sang Pencipta. Mengingat kembali ke masa lalu, masih banyak hal rasanya yang belum didapatkan. Pergumulan, tantangan, ujian, semua datang silih berganti dan rasanya apa yang diharapkan hanya sebatas angan-angan yang akan lenyap ditelan waktu suatu hari nanti.

Apa daya, saya hanya manusia biasa. Sebutir daging lemah dan tak berdaya yang harus menerima apa yang sudah diberikan oleh Sang Pencipta dengan ikhlas. Yang saya harapkan hanyalah sedikit belas kasiha-Nya supaya apa yang menjadi kerinduan hati ini bisa segera tercapai.

Apakah saya sudah berdoa?

Entahlah..mungkin doa saya nyangkut.. nyangkut diatas segala salah dan khilaf yang saya lakukan yang tidak menyenangkan hati-Nya. Mungkin ini cara Tuhan mengajarkan saya bagaimana rasanya untuk hidup dan hanya bersandar pada Kuasa-Nya. Mungkin ini jalan yang harus saya tempuh untuk bisa melihat rencana-Nya yang amat jauh dari rencana yang sudah saya susun dengan rapih. Dan saya yakin, ketika akhir masa pengajaran itu tiba, hadiah yang layak pasti akan saya dapatkan.

Ampunilah hambamu dan kembalikanlah hamba kearah yang benar sesuai kehendakmu. Ijinkan hamba, di hari yang special ini, untuk meraskan sedikit kebahagiaan dariMu ya Allah.. (DerielHD)



DerielHD

DerielHD

National Media Coordinator at PT. International Fokus Media
DerielHD

Latest posts by DerielHD (see all)