iT’s me – “Sekarang sumber air su dekat, beta sonde pernah terlambat lagi…” Ya, saya sangat suka dengan sebuah iklan yang sering diputar di stasiun televisi  tentang seorang anak yang sangat senang karena sudah memiliki sarana umum, sumber air, didekat rumahnya. Iklan yang walaupun hanyalah sebuah tayangan untuk kepentingan komersial suatu produk tertentu, akan tetapi memiliki makna yang dalam bagi banyak orang. Bagaimana tidak, suatu daerah yang sekian lama harus mengambil air ditempat yang sangat jauh dari rumah, dengan bersusah payah, kini sudah mendapatkan akses air bersih di dekat rumah mereka.

Hidup memang terasa sulit, dimana kebutuhan setiap hari semakin meningkat, dan kita dipaksa untuk selalu mengupayakan untuk memperoleh sebanyak mungkin rejeki setiap hari. Siapa sih yang tidak butuh? Semua membutuhkannya. Dan biasanya, orang akan datang beramai-ramai menuju ke tempat dimana sumber berkah tu berasal. Pernah terjadi beberapa tahun yang lalu dimana banyak orang datang dan memadati sebuah rumah yang katanya sang pemilik rumah membagi-bagikan uang dalam jumlah yang lebih besar, atau orang-orang yang mendatangi orang yang membagi-bagikan uang demi kepentingan tertentu. Semua mengindikasikan bahwa rejeki, berkah, baik itu berbentuk fisik maupun spritual, selalu menjadi incaran dari semua umat manusia.

BerkahNya lah yang menjadikan kita berhasil, susah payah tanpa melibatkanNya tidak akan menambahinya.

Dan ketika kita berbicara mengenai keluarga, maka kebutuhan kita akan menjadi semakin banyak lagi. Semakin hari semakin meningkat. Dimana para istri membutuhkan biaya untk persalinan, anak-anak membutuhkan biaya untuk sekolah, kuliah, dan kemudian berbagai kebutuhan lainnya yang sekali lagi semakin hari semakin bertambah. Dan yang lebih mencemaskan lagi, ketika ditekan dengan berbagai kebutuhan hidup ini, banyak orang menjadi berikir pendek, dan menghalalkan segala cara. Sehingga banyak menimbulkan permasalahan sosial ditengah masyarakat.

Sahabat, Banyak orang terkadang menjadi lupa bahwa salah satu wadah dimana Tuhan menyediakan berkah adalah melalui keluarga. Tidak seharusnya keluarga menjadi sebuah beban yang seolah-olah memberatkan kehidupan kita karena jika seluru anggota keluarga bekerja sebagai sebuah kesatuan yang saling mendukung dan mendoakan satu dengan yang lainnya, maka kesulitan apapun yang datang akan terasa mudah dan bisa dilalui bersama. Bagi saya, membawa hidup kita beserta keluarga semakin dekat hidup kita dengan sumber air, maka hidup kita akan terasa lebih mudah. Demikian juga, semakin dekat hidup kita dengan sumber rejeki, yaitu Tuhan, Sang Maha Pemberi Rejeki, maka hidup kita tentunya akan semakin mudah juga. Kita bisa memiliki pekerjaan yang memberi penghasilan berlimpah, atau juga bisa memiliki usaha dengan omset yang banyak setiap bulannya, akan tetapi, kita kita tidak melibatkan Sang Maha Kuasa sebagai satu-satunya pengendali kehidupan kita, maka itu semua akan terasa hampa. Semua yang kita dapatkan hanya akan menguap begitu saja tanpa arti.

Allah SWT, Sang Pemberi  Rejeki, mengajak semua orang yang miskin dihadapanNya, karena DIA akan memberikan kepuasan atau nikmat yang tidak bisa diberikan oleh dunia, saya rasa ini merujuk kepada ajakan untuk terus hidup dan tinggal dekat denganNya setiap hari.

Jangan menjauh dari Sang Pemberi Rejeki, ikutilah teladanNya, jauhi laranganNya dan taatilah perintahNya, maka kita akan menemukan kebahagiaan yang tidak ditawarkan oleh dunia. Jika dunia menawarkan berbagai macam kesenangan semu, maka Sang Pemberi Rejeki, yaitu Allah SWT yang maha kasih menawarkan lebih banyak dari semuanya itu.(DerielHD)



DerielHD

DerielHD

National Media Coordinator at PT. International Fokus Media
DerielHD

Latest posts by DerielHD (see all)