Its My Life

Kesederhanaan, bukan kemiskinan

oleh DerielHD

14 September 2018

Banyak orang yang menyangka bahwa kesederhanaan selalu identik dengan kemiskinan atau orang berpura-pura sederhana hanya sebagai dalih atau alasan bahwa sebenarnya seseorang itu miskin. Apa iya?

Tiba-tiba saja ide untuk menulis ini muncul ketika mendengar sebuah kalimat motivasi dari orang yang saat ini sudah sukses (katakanlah begitu). Orang ini berkata bahwa kekayaan sebenarnya bukan berasal dari berapa banyak materi yang dimiliki, akan tetapi dari seberapa besar rasa syukur yang muncul dari hidup dalam kesederhanaan. Klise ya? Tapi itulah sesungguhnya yang ada dan selalu terjadi di kehidupan sehari-hari.

Sadar atau tidak, setiap hari kita dituntut untuk selalu meningkat, baik itu jasmani maupun rohani. Kita dituntut untuk selalu menjadi lebih baik, atau setidaknya selalu terlihat baik didepan semua orang. Tidak perduli apakah kitasedang bermasalah atau tidak. orang disekitar kita selalu melihat kita menurut pandangan mereka. Dan karena tantangan itulah akhirnya saat ini banyak sekali orang yang ingin terlihat kaa, tapi dengan hutang yang menggunung.

Artikel terkait : Jujurlah dengan dirimu dan rasakan nikmat Allah mengalir kepadamu

Hingga saat ini, banyak sekali orang yang masih salah dalam membedakan antara kemiskinan dan kesederhanaan. Banyak orang yang karena kemiskinannya akhirnya terpaksa untuk hidup sederhana alias apa adanya, disisi lain banyak juga orang yang berkecukupan namun tetap hidup dengan penuh kesederhanaan. Meskipun konteksnya beda, akan tetapi tetep aja ada kesamaan, yaitu kesederhanaan alias tidak mau memamerkan apa yang dimiliki, entah dalam keadaan susah ataupun senang.

Konsep sederhana memang pantas untuk kita, terutama kaum milenial, untuk dijadikan sebagai dasar hidup bersosial. Apalagi sekarang kan banyak tuh, para netizen yang dikit-dikit pamer di medsos. Ada yang pamer kalung baru, gelang baru, motor baru, mobil baru, rumah baru, bahkan gebetan baru. Apa aja dipamerkan, untuk apa? Ya supaya semua jagad medos tahu aja apa yang saat ini mereka miliki. Gak apa-apa, suka-suka kalian aja, dan gak ada yang salah. Akan jadi salah kalau ternyata apa yang dipamerkan itu diperoleh dari sesuatu yang tidak halal. Dibeli atau didapat dari hasil korupsi misalnya. Kayak salah satu mantan gubernur yang saat ini ditahan di rutan KPK karena menggunakan dana daerah untuk kesenangan pribadi.

Artikel terkait : Secangkir kopi asli tanpa gula, dan pahitnya kehidupan

Yah pada dasarnya kita bisa saja bangga dan bermegah atas apa yang kita miliki, atau apa yang sudah kita raih dalam hidup, tidak ada yang melarang. Namun ya, prinsip untuk terus hidup sederhana haruslah terus ditanamkan dalam hati supaya kita juga bisa terhindar dari perilaku jahat oknum yang malas bekerja.

Sob, sederhana itu bukan miskin lho ya. Tidak semua orang miskin itu sederhana, dan tidak semua orang yang sederhana itu miskin. Ingat bahwa kekayaan sesungguhnya bukan dari seberapa banyak harta yang kita miliki dan kita pamerkan di media sosial atau langsung ke orang-orang. Akan tetapi kekayaan yang sebenarnya datang dari seberapa banyak rasa syukur yang kita miliki untuk semua yang sudah kita raih dan diijinkan Tuhan untuk kita miliki.

DerielHD

National Media Coordinator at PT. International Fokus Media, Aktivis dan Penggiat Media, Penulis