Its My Faith

Kerumitan Agama Dan Hikmah Surah Al-Baqarah

oleh Mr Ben

8 January 2018

iT’s me – Setelah menekuni penelitian terhadap sumber-sumber di luar Al-Qur’an baik dalam cakupan pengetahuan modern maupun klasik, saya menemukan bahwa tak ada yang lebih mengusik selain ‘tumbuhnya’ perintah-perintah dan kisah-kisah dalam jumlah sangat besar menjadi seperangkat pengetahuan yang rumit. Ini juga sama halnya terkait penyusunan yurispundensi Islam (syariat) dan bagaimana upaya mewujudkan perintah-perintah dan aturan-aturan umum ke dalam rincian-rincian yang lebih baik pada akhirnya berkembang menjadi seperangkat pengetahuan yang kompleks alias rumit. Akhirnya, kitab-kitab tafsir ulama itu sendiri akan memerlukan keberadaan ‘para ahli’ yang ditunjuk mengartikannya.

Bagaimanapun juga pada inti persoalannya, seringkali sebenarnya ada perintah yang sederhana namun oleh pihak-pihak tertentu dibuat menjadi begitu rumit.
Terkait ini sebenarnya ada hikmah dari ayat-ayat Al-Qur’an berikut.

SURAH AL-BAQARAH (KISAH SAPI BETINA)

وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تَذْبَحُواْ بَقَرَةً قَالُوۤاْ أَتَتَّخِذُنَا هُزُواً قَالَ أَعُوذُ بِٱللَّهِ أَنْ أَكُونَ مِنَ ٱلْجَاهِلِينَ

“Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: ‘Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina.’ Mereka berkata: ‘Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?’ Musa menjawab: ‘Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil.” Q.S. Al-Baqarah [2]:67.

قَالُواْ ٱدْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّنَ لَّنَا مَا هِىَ قَالَ إِنَّهُ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌ لاَّ فَارِضٌ وَلاَ بِكْرٌ عَوَانٌ بَيْنَ ذٰلِكَ فَٱفْعَلُواْ مَا تُؤْمَرونَ

“Mereka menjawab: ‘Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia menerangkan kepada kami; sapi betina apakah itu.’ Musa menjawab: ‘Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu” Q.S. Al-Baqarah [2]:68.

قَالُواْ ٱدْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّن لَّنَا مَا لَوْنُهَا قَالَ إِنَّهُ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌ صَفْرَآءُ فَاقِـعٌ لَّوْنُهَا تَسُرُّ ٱلنَّاظِرِينَ

“Mereka berkata: ‘Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami apa warnanya’ Musa menjawab: ‘Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenangkan orang-orang yang memandangnya.” Q.S. Al-Baqarah [2]:69.

قَالُواْ ٱدْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّن لَّنَا مَا هِىَ إِنَّ ٱلبَقَرَ تَشَابَهَ عَلَيْنَا وَإِنَّآ إِن شَآءَ ٱللَّهُ لَمُهْتَدُونَ

“Mereka berkata: ‘Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami Insya Allah akan mendapat petunjuk (untuk memperoleh sapi itu).” Q.S. Al-Baqarah [2]:70.

قَالَ إِنَّهُ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌ لاَّ ذَلُولٌ تُثِيرُ ٱلأَرْضَ وَلاَ تَسْقِى ٱلْحَرْثَ مُسَلَّمَةٌ لاَّ شِيَةَ فِيهَا قَالُواْ ٱلآنَ جِئْتَ بِٱلْحَقِّ فَذَبَحُوهَا وَمَا كَادُواْ يَفْعَلُونَ

“Musa berkata: ‘Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman, tidak bercacat, tidak ada belangnya.’ Mereka berkata: ‘Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya.’ Kemudian mereka menyembelihnya meskipun hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu.” Q.S. Al-Baqarah [2]:71.

Terkadang saya berpikir bahwa di antara banyak mutiara yang bisa diambil sebagai hikmah dari ayat-ayat tersebut tak ada yang lebih mengejutkan selain hasrat manusia untuk bertanya sampai detail-detail terkecil atas suatu perintah Tuhan sehingga akhirnya jadi mustahil sendiri untuk mereka laksanakan.

Dengan cara serupa, upaya untuk menjabarkan perintah-perintah dari kitab suci sampai rincian-rincian paling kecil hanya akan merugikan dan menurunkan esensi sejati serta kehalusan perintah-perintah yang selalu berupaya untuk mengajarkan jalan tengah. Berkali-kali perintah-perintah yang pada pokoknya bersifat umum agar dilaksanakan dengan ikhtiar sebaik-baiknya dan bukan didesain untuk menjadi suatu beban, akhirnya malah menjadi rumit dan ekstrim akibat penafsiran-penafsiran tertentu.

REFERENSI
(1) Quranmassage
(2) quran.com

Mr Ben

Berawal dari mendirikan sebuah Lembaga Penyiaran Swasta, sejak saat itu visi terus berkembang | Pendiri dan CEO dari beberapa media yang bersifat profit dan non profit | Cyberlabpro | iTsme | SajaddahFM | SajaddahLive | PanuaFM | SorbanFM | Seorang Coffee Addict