Featured, Its My Life

Jujurlah Dengan Hidupmu Dan Rasakan Nikmat ALLAH SWT Mengalir Kepadamu

oleh M. Idrak

6 June 2018

Selama hidup Kita senantiasa mencoba mendapatkan untung dengan segala cara, berharap dengan cara-cara seperti itu barulah dapat merasakan kenikmatan dunia, Kita tak pernah sadar ternyata nikmat itu telah ALLAH sertakan pada banyak aspek kehidupan Kita, dan yang paling penting, kejujuran dalam menjalani hidup dan menaati segala perintah dan larangan-Nya adalah cara tercepat untuk merasakan nikmat dunia dan akhirat yang Kita impikan.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَكُونُواْ مَعَ ٱلصَّٰدِقِينَ ١١٩

“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada ALLAH, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar” (QS At Taubah: 119)

Sungguh saudaraku, bukankah dengan berlaku jujur dengan diri sendiri, sesama dan jujur kepada ALLAH SWT, Kita akan merasakan ketenangan hidup dan apalah lagi yang paling nikmat selain ketenangan itu sendiri ?.

Ada orang yang berlimpah harta tetap hidupnya penuh dengan kerumitan dunia, ada juga yang jabatannya tinggi tetapi kesibukannya telah mempengaruhi kesehatannya sehingga sering sakit-sakitan, ada juga orang yang hidupnya biasa saja tetapi juga banyak masalah. Lalu jalan mana yang akan Kita tempuh ?.

Ketidak percayaan akan rencana-rencana ALLAH SWT biasanya akan berakhir di keputus-asaan menjalani hidup, sehingga terpaksa menempuh jalan berliku untuk mewujudkan semua keinginan Kita. Padahal, dengan mengikuti jalan yang lurus yaitu hidup jujur dengan diri sendiri itu akan membuat kenikmatan perlahan mendekat dan rasa nikmat itu akan bertahan lebih lama dibandingkan jika Kita mencarinya melalui jalan yang tidak jujur.

Perlu juga Kita sadari bahwa jujur adalah point utama, lalu ada point-point lain yang dapat mempercepat doa-doa Kita dikabulkan, yaitu senantiasa ikhtiar dan berdoa, dekatkan diri untuk lebih mengenal ALLAH SWT, bukankah Nabi Muhammad SAW pernah bersabda :

“Hendaknya kamu selalu jujur karena kejujuran itu akan membaca kepada kebaikan dan kebaikan itu akan membawa ke dalam surga.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Selain itu dalam cerita para Nabi juga senantiasa menjalani hidup dengan sifat jujur, Nabi Isa AS contohnya dalam keseharian selalu bersifat jujur, kejujurannya sering kali ditentang oleh para sahabat-sahabatnya dengan alasan bahwa dakwah harus dengan cara yang ‘diplomatis’ tapi tidak bagi Nabi Isa AS, dia memilih jalan jujur. Begitupun dengan para Nabi ALLAH SWT yang lain. Yang senantiasa telah memberi contoh dan pedoman bagi Kita.

Nah, jadilah Kita pun harus memahami bahwa kenikmatan itu tidaklah selalu berupa materi yang berlebihan, kenikmatan itu adanya di dalam diri, jika Kita melihat makanan enak itu belumlah kenikmatan, ketika Kita memakan makanan enak itu adalah kenikmatan. Begitu juga ketika Kita berlimpah harga, itu belumlah kenikmatan, kenikmatan sesungguhnya adalah ketika harta Kita dibelanjakan di jalan ALLAH, untuk kebaikan dan manfaat bagi banyak orang, itulah kenikmatan sejati.

Maka mulai detik ini, biasakan diri untuk jujur terhadap diri sendiri, jika sudah jujur barengi dengan usaha meraih impian Kita, insyaALLAH akan terbuka jalan menuju kenikmatan Hakiki, kenikmatan bertemu dan mengenal diri-Nya, ALLAH SWT Dzat Yang Maha Kuasa.

Wallahua’lam bishawab

M. Idrak

Aktivis pemuda yang memiliki komunitas pemuda dengan ribuan member, Pengusaha muda yang aktif dalam kegiatan sosial keagamaan. Spesialisasi bidang teknologi dan industri kreatif.