Its My Life

Hanya Pintar Berteori Bisa Lebih Sukses Daripada Banyak Beraksi, Benarkah?

oleh DerielHD

1 February 2018

iT’s me – Tidak bisa dipungkiri, kesuksesan seseorang sangat ditentukan oleh seberapa keras dia berusaha. Tidak bisa diharapakan jika ada yang hanya pintar berteori akan tetapi mengharapkan kesuksesan menghampirinya. Jangankan menghampiri, mungkin bagi “kesuksesan” untuk mengintip saja sangat kecil kemungkinannya. Di dunia ini, ada beberapa jenis orang yang mengharapkan kesuksesan. Pertama, orang yang merintis segala sesuatunya dari bawah atau dari nol, kedua ada orang yang sudah lahir sukses (mewarisi kesuksesan dari orang tuanya), ketiga ada orang yang hanya sampai sukses berteori, keempat ada orang yang menghalalkan segala cara untuk meraih kesuksesan, dan kelima ada orang yang mengharapkan sukses dengan hidup menurut teori orang lain.

“….jika Sang Maha Pencipta ingin kita hidup sukses hanya dengan berteori saja, maka tentunya DIA akan menciptakan taman firdaus dan seluruh alam semesta lengkap dengan namanya..”

Nah, kita masuk ke bagian mana? Sudah jelas bagi kita bahwa semakin hari, semakin banyak orang yang hidupnya terlalu banyak mendengar ucapan-ucapan motivasi dari orang lain, dan mengharapkan hal luar biasa atau yang super terjadi begitu saja dalam hidupnya tanpa ada usaha atau yang lebih dikenal dengan kerja keras. Yang benar saja!!! Kita mau sukses, akan tetapi kita hanya duduk di rumah, berteori, kemudian mengharapkan memiliki kehidupan  yang berhasil tanpa secara serius menjalankan semua teori yang ada? Ada-ada saja.

Dalihnya? ‘Waduh, aku hanya pintar berteori..’ Benarkah? Kita serius mau menggunakan alasan itu? Kita mengharapakan untuk sukses dengan memberikan teori kepada orang untuk dijalankan, dan kemudian kita hanya duduk diam sambil menuggu hasilnya datang? Yang benar saja… Jika bukan orang yang lahir sukses, atau orang yang sudah memulai usaha dari NOL, itu adalah hal yang mustahil! Kembali lagi berkaca, siapa kita, dan sari mana kita berasal, dengan kata lain, sadar diri. Bayangkan ini, kita berperan sebagai orang yang hanya jago berteori, bekerja dan menjadi bawahan disebuah perusahaan swasta dengan 100% karyawannya juga jago berteori, dan ditambah juga dengan atasan yang memiliki teori dan mimpi selangit. Siapa yang akan menjalankan semua teori tersebut? mau jadi apa perusahaan itu? PT. Teori Nasional?

Baca juga : Tidak! Aku tidak Cemen!

Kita harus realistis, jika Sang Maha Pencipta ingin kita hidup sukses hanya dengan berteori saja, maka tentunya DIA akan menciptakan taman firdaus dan seluruh alam semesta lengkap dengan namanya. Nabi Adam dan Siti hawa dan seluruh keturunannya tidak perlu repot-repot lagi memberi nama kepada semua ciptaan Tuhan yang ada. Sang Maha Pencipta juga merindukan umat ciptaannya untuk berusaha dengan segala sumber daya yang sudah disediakanNya untuk menjadi orang yang sukses. Ingat, bahwa jika kita ingin berhasil dengan teori yang kita miliki, pastikan bahwa kita sudah pernah mencobanya dan berhasil, karena pendidikan terbaik bagi sesama bukanlah berapa banyak teori yang kita berikan, akan tetapi berapa banyak hasil yang sudah kita dapatkan dari teori yang kita kemukakan setiap hari.

Sangat mungkin terjadi, jika kita hanya pintar berteori, itu artinya kita hanya memiliki kesuksesan yang 10% saja. Sedangkan orang yang menjalankan teori itu akan mendapatkan 90%nya. Jadi jangan disalahkan ataupun kita iri jika kita melihat orang yang kurang teori akan tetapai banyak beraksi lebih sukses dari kita yang hanya pintar berteori.

Intinya, Setiap teori yang kita miliki harus dibarengi dengan usaha nyata agar supaya kita tidak menjadi tong kosong bagi sesama. Kita mengajarkan kasih kepada sesama manusia, tetapi pada kenyataannya kasih itu hanya sampai kepada orang-orang tertentu saja. Kita mengajarkan berbagi dengan sesama, akan tetapi berkah yang kita dapatkan dari Sang Maha Pemberi kita habiskan untuk kepentingan dan kesenangan kita saja. Dan kita mengajarkan orang untuk berusaha sedemikian keras untuk meraih apa yang dicita-citakan, akan tetapi kita hanya sukses berterori, duduk manis di rumah, berfoya-foya, dan mengharapkan kejaiban terjadi dan kita men jadi sukses. Yang Benar Aja!!!

Apa yang kita punya, sekecil apapun itu syukurilah! dan jangan lupa bahwa, Sang Maha Pencipta sangat ingin melihat umat-umat ciptaannya merasakan kesuksesan dalam setiap hal baik yang diusahakan, jadi? Berusahalah!

(AliHD)

DerielHD

National Media Coordinator at PT. International Fokus Media, Aktivis dan Penggiat Media, Penulis