Its NOT Me

Gerakan literasi Ekstarparlemen Lampung Kerjasama Dengan Bookaid Australia Bantu Literasi Desa Di Lampung

oleh arpan

17 February 2019

Gerakan literasi ekstarparlemen yang didirikan oleh Ahmad Risani ,penulis buku netizenokrasi : sketsa politik kaum milinieal bersama beberapa sahabatnya kembali mengadakan kerjasama dengan gerakan literasi bookaid Australia untuk menyalurkan buku – buku novel bahasa Inggris ke banyak perpustakaan sekolah di desa – desa di Lampung pada saat hari free cargo literasi tanggal 18 bulan depan.

Melalui sambungan video call dari Palembang selepas solat Jumat (15/02) , bung Sani panggilan akrabnya yang kini sedang melanjutkan pasca sarjana S2 di UNSRI menyatakan jika kiriman buku tersebut akan mendarat di Indonesia dari Perth paling lambat di akhir atau awal bulan ini.

” Saya mendapatkan link tersebut dari kerjasama dengan sahabat saya yang memiliki koneksi kuat di perth,Australia barat, dan paket itu sudah dalam perjalanan ” ujar pemuda 24 tahun tersebut yang sempat menjadi gubernur BEM FKIP Unila periode tahun 2013-2014 dan pjs KAMMI bandar Lampung selama 1 periode ini.

” Sebelum di bagikan , buku tersebut akan dipilah dahulu oleh relawan di Ogan Ilir dan bandar Lampung ,dan beberapa buku penting akan di translate bersama , untuk informasi lebih lanjut cara mendapatkan buku bisa kontak sahabat saya Adi melalui instagramnya @abadimansur “, tambahnya

Untuk diketahui gerakan ekstraparlemen institute mengelola dua taman baca di daerah Ogan Ilir bernama panglima Taba dan gerakan literasi sajjada di bandar Lampung selain itu gerakan ekstraperlmen institute yang berbentuk komunitas rutin mengadakan diksusi baik offilne maupun online terkait pergerakan politik dan sosial generasi milinieal , sejak Desember 2018 gerakan ekstraperlmen insitute resmi bermitra untuk peningkatan literasi di akar rumput dengan bookaid Australia dan grece socialist movement asal yunani dan islamic foundation hakikat kitabevi asal turki.

arpan