Its My Life

Curhat ke sahabat, apakah perlu berhati-hati?

oleh DerielHD

3 April 2019

Semua orang punya masalah, ya? Saya rasa semua setuju dengan pernyataan ini dimana semua orang yang masih hidup memiliki masalah atau setidaknya menghadapi permasalah dalam hidupnya. Dan salah satu cara untuk menyelesaikan atau setidaknya cara yang bisa membuat kita merasa lega adalah dengan cara mengungkapkan sesuatu yang secara langsung akan membuat kita merasa lega adalah dengan curhat atau menceritakan dan membagikan beban itu kepada sahabat.

Namun pada proses dan kenyataannya adalah bahwa tidak semua sahabat yang kita miliki perasaan yang baik terhadap permasalahan yang kita hadapi. Kebanyakan tidak bisa menyimpan rahasia, dan kebanyakan juga dari antara mereka tidak perdulu dengan permasalahan kita.

Jadi pertanyaannya, apakaha penting untuk menceritakan permasalahan atau situasi yang kita hadapi kepada sahabat kita? Apakah kita perlu berhati-hati dalam menceritakan permasalahan itu?

Inilah beberapa tips supaya curhat ke sahabat itu lebih aman

  1. Pastikan kita punya sahabat
    Sahabat dalam kamus bahasa Indonesia memiliki arti orang yang selalu dekat dan setia menemani kita dalam suka dan duka. Ada perbedaan yang sangat mendasar antara seorang sahabat dan seorang teman. Kalo kata peribahasa, kita bisa menemukan seribu teman, namun belum tentu kita akan menemukan satu sahabat. Jadi, sebelum sobat curhat, pastikan orang tersebut adalah sahabat kita.
  1. Cobalah untuk menceritakan rahasia sedikit demi sedikit
    Jangan langsung menceritakan rahasia kita secara keseluruhan. Cobalah untuk menceritakan sepenggal demi sepenggal dalam jangka waktu yang lama supaya kita bisa melihat dan mengamati apakah sahabat kita itu benar-benar bisa dipercaya atau tidak.
  1. Ceritakan sesuatu yang bukan cerita sebenarnya dulu
    Mungkin hal ketiga ini terkesan konyol, namun hal ini penting untuk mengetahui dan menguji apakah sahabat kita itu benar-benar bisa dipercaya atau tidak. karena terkadang, dibutuhkan sesuatu untuk menguji apakah kita sudah bersahabat dengan orang yang benar atau tidak.
  1. Buatlah perjanjian dengan hukuman jika melanggar
    Untuk tips terakhir ini bisa mengancam hubungan persahabatan sobat selamanya. Diperlukan sesuatu yang serius untuk masalah serius juga. Jadi sebelum menceritakan sesuatu, pastikan sobat sudah mendapatkan jaminan dari sahabat tersebut bahwa dia tidak akan menceritakan kepada orang lain, dan jika dia melanggar maka aka nada konsekuensi yang harus dia hadapi.

Harus diakui, ada ketakutan yang menghampiri jika kita hendak menceritakan situasi sulit yang kita hadapi kepada sahabat kita. Ada rasa kuatir jangan-jangan nanti sahabat kita itu tidak bisa menyimpan rahasia dan menceritakan permasalahan kita terhadap orang lain.

Jadi apakah aman? Menurut sobat, apakah kita perlu menceritakan permasalahan kita kepada sahabat kita?

Manusia adalah makhluk sosial, dan bagaimanapun caranya, manusia perlu menceritakan sesuatu hal yang dihadapi kepada orang lain, minimal bisa meringankan permasalahan yang dihadapi. Tidak hanya masalah kecil, akan tetapi untuk permasalahan yang besar juga.

Yang harus menjadi bahan pertimbangan adalah apakah sahabat atau orang terdekat kita itu bisa dipercaya untuk menyimpan rahasia atau tidak. gak enak kan jika ada sebuah rahasia yang sudah lama kita simpan tetapi kemudian karena mulut ember seseorang akhirnya menjadi konsumsi publik.

Bijaksanalah dalam meilih teman untuk dijadikan sahabat, karena sahabat yang sesungguhnya adalah dia atau mereka yang rela menjadi ‘tempat sampah’ bagi orang yang mereka kasihi.

DerielHD

National Media Coordinator at PT. International Fokus Media, Aktivis dan Penggiat Media, Penulis