iT’s Me- Lama telah berlalu di tinggal nikah mantan kekasih, rasa senang menghampiri karena sempat melihat dia bahagia dengan pilihan hidupnya. Sempat berfikir hingga rasa takut membuat begitu pesimis dengan diri sendiri, hati seakan bertanya tanya apakah masih ada wanita yang sepertinya, mampu menerima dengan segala kekurangan ini, wanita Perhatian, sederhanan dan mandiri. Meski semua tidak berlalu dengan mudah namun semua tetap terlewati seperti air mengalir.

Bertahun tahun dari kisah yang sempat buat stroke ringan, akhirnya bertemu dengan seorang wanita melalui wechat. Entah kenapa kami tetap saja chating terus menerus, beberapa kali ingin bertemu namun selalu gagal. Hingga akhirnya ia mampir ke kantor dimana saya bekerja. Mungkin saja dia kebetulan lewat. Kami mulai berkenalan, mulai dekat. Hasil dari kedekatan instan itu tetap tidak enak, karena sebenarnya kamipun sekedar dekat dekat saja, perasaanpun biasa saja. Butuh waktu lama untuk saling meyakinkan dan saling percaya.

Tanggal sepuluh di tahun dua ribu lima belas, kedekatan kami genap satu bulan sepuluh hari, rasa kian hidup kembali, ia lebih dari yang telah pergi. Ia benar benar buat waktu demi waktu semakin menyenangkan. Hingga hari saya menulis kisah ini, kami telah merencanakan banyak hal, mulai dari hari pernikahan, tabungan setelah nikah, konsep dan pakaian pernikahan. Saat ini saya hanya bisa berharap apa yang kami rencanakan tercapai karena kalau gagal lagi, entah apa yang akan terjadi. Semoga tidak terjadi! Saya bangga dengan cara ia berprilaku, cara ia hormat, sopan dan peduli terhadap orang orang terdekat . Ia sederhana seperti jokowi, andai dia capres pasti saya coblos.

Jodoh bisa datang darimana saja, asalkan kita tetap terus berikhtiar. Seperti kami, berjumpa di wechat, Tanggal sepuluh, bulan sepuluh, Tahun dua ribu lima belas kami  menikah.

Fitrah manusia mendambakan pasangan yang sempurna, tapi lupa untuk mempersiapkan dirinya menjadi sempurna. Olehnya, seperti apapun pasanganmu, dan bagaimanapun dia nantinya, berjuang dan jalani komitmen dengan sungguh sungguh. Karena  yang baik bisa menjadi buruk, dan yang buruk bisa menjadi baik. Mau seperti apa hubungan itu, tergantung dari kekuatan komitmen yang  dibangun.

Teman, Jangan pernah mencoba putus asa, selalu ada kesempatan sebuah hubungan untuk kembali fitrah. Buka ruang murni dalam hubunganmu, agar Allah dapat menyentuhnya.

Aku bukan matre ,aq mikirin masa depan.Dan aq pun ga peduli pesta mewah,
Sesuai dengan yg aq blg semalam,Qm mulai dari sekarang harus nabung,mau jumlahnya itu udah mencukupi atau lebih dari cukup Qm harus tetap nabung,ubah pola hidup Qm.Qm harus ada tujuan kedepannya.

-Dsk-