iT’s me – Bahagia melihat anak-anak tersenyum, melakukan hal-hal yang lucu untuk mengubah tangis menjadi tawa, meski terkadang dalam hati sedih, tetapi secara tiba-tiba kebahagian selalu terjadi saat bersama anak-anak, kesedihan menghilang, hati berubah tenang. Meski terkadang tingkah anak kecil yang polos itu sangat menguji kesabaran, harus bersiap dijambak dan dicakar dari aksi-aksi mereka yang entah darimana, mungkin dari media televisi atau dari orang-orang sekitarnya. Kita harus selalu siap membimbing mereka, walaupun diri kita sendiri belum tentu sudah baik tetapi bersama anak-anak kita bisa belajar.

Bersama anak-anak kita bisa melatih diri menjadi pribadi yang lebih baik, karena sejatinya yang belajar adalah diri kita sendiri. Anak-anak adalah kitab pelajaran putih, polos, dan murni segaligus cermin dari kita sendiri untuk melihat kembali siapa diri kita, dan seperti apa diri kita semasa kanak-kanak. Dari anak-anak kita memahami ketulusan, bahwa ternyata selama ini kita terlalu jauh mencari kebahagian, sedangkan syurga kita ada di rumah bersama ibu dan bapak. Dari anak-anak kita bisa memahami cinta dan kasih sayang orang tua kita sendiri, betapa tidak mudah menjadi orang tua dan mendidik anak-anak.

Saat orang tua sudah meninggal, dari anak-anak kita bisa belajar menjadi orang tua yang lebih baik. Memberikan kasih sayang yang begitu kita rindukan dari orang tua kita yang sudah tiada. Bagi kalian yang orang tuanya masih hidup, belajar bersyukur dan semakin memperkuat ikatan kasih sayang dengan mereka. Anak-anak adalah kitab putih, polos dan murni dimana kitalah yang berperan mengisi kitab itu, dan orang tua adalah kitab yang penuh catatan pengalaman hidup. Sebagai anak harus belajar rendah hati dan membuka pikiran untuk memahami catatan sejarah  yang ada didalamnya, karena pengalaman adalah guru.

Masih  banyak ilmu yang bisa didapatkan dari anak-anak dan orang tua, yang tidak mampu aku susun dengan kata-kata. Pemahaman ini tidak selalu sama bagi setiap orang , tergantung kepada hati dan pengalaman hidup yang telah dilalui. Tetapi apapun itu, akan selalu menyenangkan bersama anak kecil dan orang tua. Entah setuju atau tidak, yang jelas aku bahagia bersama mereka! (Nurhada Sulaiman Thaha)