Its NOT Me

Akun Medsos ‘Hantu’ Pemecah Belah Bangsa

oleh DerielHD

28 February 2019

Akun medsos ‘hantu’ alias aku palsu kini kian mengkhawatirkan. Cara dan persyaratan pembuatan akun yang mudah membuat siapa saja bisa membuat akun yang bukan hanya satu, namun bisa dalam jumlah yang banyak. Masih segar kan di ingatan kita semua mengenai Saracen yang ketangket gara-gara mennjadi buzzer penyebar hate speech dan kabar hoax dengan akun medsos yang berlimpah itu?

Pergerakan akun medos hantu yang sangat berlimpah saat ini kurang lebih memiliki sistem kerja yang sama. Masuk ke komunitas-komunitas yang ada di media sosial, meletakkan pernyataan atau pertanyaan provokasi atau yang berita bohong, kemudian menyebarkan ke group atau komunitas lain. Tujuannya hanya satu, yaitu menyebabkan kekacauan dan sikap benci terhadap pemerintah yang sah.

Nah supaya kita terhindar dari akun-akun hantu ini, mari kenali beberapa sifat atau ciri-cirinya terlebih dahulu.

  1. Nama akun yang keren dan jaman now
    Supaya makin menarik, nama dari akun hantu tersebut biasanya dibuat semenarik mungkin dan menyesuaikan dengan nama-nama jaman now. Mungkin mereka yakin bahwa nama yang bagus akan sangat menjamin mereka untuk diterima di dalam komunitas media sosial supaya kemudian bisa melancarkan aksinya,
  2. Akun yang kosong
    Jika sobat pergi dan mengunjungi akun si hantu itu, sobat gak akan memukan apa-apa selain riwayat foto profil yang diganti-ganti. Ya namanya juga akun hantu, ya pasti kosong melompong lah,
  3. Selalu diam, gak ada jawaban (no-reply) saat ada yg meng-counter pernyataan atau pertanyaan yang disebarkannya. Akun hantu biasanya hanya hit and run (mungkin karena usernya harus log out dan login kembali ke akun yang lain)
  4. Memiliki skema postingan sama untuk beberapa group sekaligus. Biasanya pesan yang hendak disebarkan hanya satu jenis saja, namun bisa disebarkan ke beberapa group sekaligus.
  5. Selalu memberikan informasi atau link berita yang tidak jelas sumbernya. Biasanya akun hantu akan membagikan berita yang bukan berasalah dari sumbernya dan merupakan berita yang faktanya sudah diputar balikkan, dan dipoles denga bahasa yang menarik sehingga siapa saja yang melihatnya akan tergiur untuk membukanya dan kemudian tertarik untuk membagikannya kepada orang lain.

Nah mungkin itu dulu. Kita sebagai pengguna medsos yang aktif harus mulai bijak dan aktif menyelidiki kebenaran informasi yang diberikan atau yang kita terima sebelum kita membagikannya untuk menjadi konsumsi publik. Penting untuk cek dan ricek akun si penyebar berita itu terlebih dahulu, jika berasal dari sumber yang dapat dipercaya atau memiliki data hang bisa dipertanggung jawabkan, silahkan sibagikan. Akan tetapi jika yang menyebarkan memiliki tanda atau ciri seperti di atas, maka tidak perlu direspon apalagi disebar karena hanya akan membuang energi percuma.. sayang sama kuota internet sobat..

 

DerielHD

National Media Coordinator at PT. International Fokus Media, Aktivis dan Penggiat Media, Penulis